[ad_1]

Portalkendari.com – Nama seorang wasit asal Tiongkok bernama Ma Ning, akan memimpin laga Timnas Indonesia kontra Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026 round 4 zona Asia.
Skuad Garuda masuk grup B, bersama Timnas Arab Saudi dan Irak. Skuad Arab Saudi akan menjadi tuan rumah.
Di laga perdana Timnas Indonesia akan bersua Arab Saudi pada 8 Oktober 2025. Lalu bersua Timnas Irak pada 11 Oktober 2025 mendatang.
Salah satu menjadi sorotan, yakni jelang laga Indonesia vs Irak, dimana pertemuan ini AFC menunjuk Ma Ning sebagai wasit.
Baca juga: Coach STY Bawa Ulsan HD Menang di ACL Elite 2025, Punya Kesan Mendalam Eks Pelatih Timnas Indonesia
Hal ini terungkap, melalui unggahan akun X @iraqfpg, jika wasit ini akan menguntungkan Timnas Indonesia dan Arab Saudi.
“Eksklusif untuk Pameran Bola Tim wasit Tiongkok, yang dipimpin Ma Ning, akan memimpin pertandingan Irak-Indonesia.”
“Sementara tim wasit Yordania, dipimpin Adham Al-Mukhameda, akan memimpin pertandingan Irak-Arab Saudi, sebagai bagian dari play-off Asia untuk Piala Dunia 2026,” tulis unggahan akun X tersebut.
Dalam dunia sepak bola Asia, Ma Ning bukanlah sosok asing. Ia wasit asal Tiongkok telah memimpin berbagai laga penting di level domestik maupun internasional.
Lahir 14 Juni 1979 di Fuxin, Liaoning, Ma Ning memulai karir wasit profesional 2010 di Liga Super Tiongkok.
Setahun kemudian, mendapatkan lisensi FIFA dan mulai bertugas di pertandingan internasional sejak 2011.
Baca juga: Prediksi Selangor FC Vs Bangkok United ACL 2: Skor, H2H dan Line Up, Duel Sengit di Malaysia
Ma Ning juga berprofesi sebagai dosen di Institut Olahraga Nanjing, menunjukkan latar belakang akademis yang kuat.
Untuk karir sebagai wasit puncaknya saat terpilih sebagai salah satu dari 36 wasit bertugas di Piala Dunia FIFA 2022 di Qatar.
Menjadi wasit asal Tiongkok kedua, tampil di Piala Dunia, setelah Lu Jun pada tahun 2002.
Di balik prestasinya, Ma Ning dikenal sebagai sosok kontroversial dalam memimpin pertandingan.
Salah satu momen paling disorot terjadi pada final Piala Asia 2023, Qatar dan Yordania di Stadion Lusail, Doha.
[ad_2]