website murah
website murah
930 x 180 PASANG IKLAN

Jalur Khusus Bagi Peserta STQH 2025 di Bandara Haluoleo Sulawesi Tenggara, ASR Utamakan Kenyamanan – Portal Kendari

750 x 100 PASANG IKLAN

[ad_1]

Portalkendari.com, KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka (ASR) memastikan kenyamanan ribuan peserta Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) Nasional 2025 di Kota Kendari.

Dua pekan menjelang STQH, Dinas Perhubungan (Dishub) Sultra mematangkan persiapan transportasi dan ketertiban lalu lintas untuk wilayah Bandara.

Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Jalan, Dr Hariyati mengatakan, ada dua wilayah yang ditangani oleh Dishub Sultra.

Pertama, Eks MTQ Kota Kendari Sultra di Kelurahan Korumba Kecamatan Mandonga yang menjadi lokasi pembukaan STQH Nasional 2025.

Serta Bandar Udara Haluoleo di Desa Ambaipua, Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) sebagai jalur kedatangan peserta dan tamu STQH.

Jarak bandara ke eks MTQ kawasan pusat Kota Kendari, ibu kota Provinsi Sultra sepanjang 22 kilometer (km) atau dapat menempuh perjalanan selama 39 menit naik motor atau mobil.

Sebagai penanggungjawab bidang transportasi, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak Dishub Konsel, Bandara Haluoleo, Lanud HLO, dan pengelola parkir.

750 x 100 PASANG IKLAN

Baca juga: Gubernur Sultra ASR Kembangkan Budi Daya Maggot, Perkuat Ketahanan Pangan, Tambah Pendapatan Warga

“Memastikan semuanya aman tidak ada trouble,” katanya saat diwawancarai TribunnewsSultra.com, Rabu (24/9/2025).

Hariyati menjelaskan, pihak Bandara Haluoleo Kendari akan membuat tiga jalur berbeda untuk penumpang, peserta STQH, maupun tamu VIP dan VVIP.

“Jadi nanti akan ada area khusus untuk penumpang dan peserta, ini untuk menjaga kenyamanan para peserta,” tambahnya.

Selain itu, pihak Pengelola Parkir bandara PT. Duta Sarana Angkasa juga bakal menggratiskan retribusi parkir untuk transportasi para peserta STQH 2025.

Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis atau disingkat STQH, merupakan satu dari dua kegiatan nasional yang rutin digelar Kementerian Agama (Kemenag).

Kegiatan ini untuk menyaring qari’ dan penghafal Al-Quran serta hadis terbaik.

STQH mempertandingkan empat cabang utama, yaitu seni baca Al-Qur’an, hafalan Al-Qur’an, tafsir Al-Qur’an, dan musabaqah Al-Hadis.

STQH bertujuan memelihara, mengembangkan, serta meningkatkan pemahaman, penghayatan, pengamalan, serta untuk menyebarluaskan ajaran Al-Qur’an dan Hadits. (*)

(TribunnewsSultra.com/Apriliana Suriyanti)



[ad_2]

750 x 100 PASANG IKLAN
Kamu mungkin juga menyukainya
930 x 180 PASANG IKLAN