[ad_1]

Portalkendari.com – Pekan ketiga Pegadaian Championship 2025-2026 digelar pada 27–29 September 2025 menandai babak evaluasi penting bagi PSIS Semarang.
Di tengah tren negatif hasil pertandingan, klub Mahesa Jenar justru mencatatkan kontribusi signifikan, terutama pengembangan pemain muda, khususnya kategori U21.
Mengutip laman iLeague.id, statistik resmi mencatat sebanyak 41 pemain U21 dari 20 klub peserta mendapatkan kesempatan bermain sepanjang pekan ke-3.
Jumlah ini meningkat dibanding pekan pertama (36 pemain) dan pekan kedua (30 pemain).
Baca juga: Masalah PSIS Semarang Diungkap Kahudi Wahyu dan Ega Raka Galih, Kans Hambat Percaya Diri Tim
Hal ini, tentu menunjukkan komitmen kompetisi Pegadaian Championship 2025-2026, terhadap regenerasi pemain.
Menariknya, PSIS Semarang menjadi klub dengan durasi menit bermain terbanyak untuk pemain U21.
Yakni mencapai 256 menit. Melampaui klub-klub lain seperti Persiraja Banda Aceh (135 menit) dan Kendal Tornado FC (107 menit).
Langkah klub berjuluk Laskar Mahesa Jenar ini memberi porsi besar kepada pemain muda menjadi sorotan tersendiri.
Terutama di tengah performa tim belum optimal. Dari 3 laga awal telah dimainkan, PSIS belum meraih satu pun kemenangan.
Mahesa Jenar membuka musim dengan kekalahan telak 0 – 4 atas klub promosi Persiku Kudus.
Dilanjutkan kekalahan 0 – 2 dari Persipura Jayapura. Terakhir takluk skor tipis di kandang skor 1 – 2 saat menjamu Persiba Balikpapan.
Hasil ini menempatkan PSIS di posisi paling bawah klasemen Grup Timur. Dengan nol poin dari 3 pertandingan.
Baca juga: Prediksi Tampines Rovers Vs BG Pathum United ACL 2 Hari Ini: Wakil Thailand Bidik 3 Poin Perdana
Selain itu, PSIS menjadi satu-satunya tim belum mengemas angka di grupnya.
Persipal Palu berada 1 tingkat di atas mereka dengan 1 poin, di zona playoff degradasi.
Meski hasil pertandingan belum memuaskan, keberanian PSIS memberi panggung ke pemain muda patut diapresiasi.
[ad_2]