[ad_1]

Portalkendari.com, KENDARI – Kronologi pria A (49) ditemukan tewas mengenaskan di kebun ubi miliknya di Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (18/9/2025).
Korban ditemukan dengan sebilah pisau menancap di perutnya, dan sebagian ususnya terburai keluar.
Jasad A pertama kali diketahui oleh tetangga korban inisial, AS, sekitar pukul 11.00 Wita.
Sebelumnya, keluarga korban telah mencari A sejak pukul 09.00 Wita karena tidak ditemukan di rumahnya.
AS menemukan A dalam kondisi telungkup di kebun ubi yang berada sekitar 100 meter di belakang rumahnya.
Baca juga: Kata Polisi Soal Penemuan Mayat Tertusuk Badik di Kebun Ubi Poasia Kendari Sulawesi Tenggara
“Pas saya lihat ada pisau di badannya dan langsung melaporkan hal itu kepada keluarganya,” ujarnya, Kamis (18/9/2025).
AS ikut membantu mencari usai diminta oleh kakak korban, karena A sudah tiga jam meninggalkan rumahnya.
“Kakaknya curiga jangan sampai dia lompat dari sumur,” ujarnya.
Sementara itu, kakak kandung korban, M, membenarkan dirinya meminta Agus bersama tetangga lain untuk mencari A.
Karena beberapa kali A berniat mengakhiri hidup.
Baca juga: BREAKING NEWS Mayat Tertusuk Badik Ditemukan di Kebun Rahandouna Poasia Kendari Sulawesi Tenggara
Ia pun bercerita A menderita penyakit penyempitan pita suara dan tumor rongga mulut stadium tujuh.
Kondisi ini membuat A mengalami depresi berat dan beberapa kali mencoba mengakhiri hidup.
”Sudah beberapa kali dia (A) coba lompat ke sumur, tapi berhasil kami cegah. Terakhir, Senin lalu dia mau lompat lagi,” ujar Muksin.
Saksi lain, anak korban inisial N, juga membenarkan bahwa ayahnya menderita penyakit kronis tersebut.
“Ayah saya sudah beberapa kali menolak untuk dirujuk berobat ke Makassar, karena setiap tahu mau dirujuk, dia langsung depresi,” kata N.
Baca juga: Mayat Bocah Perempuan di Konawe Selatan Sempat Diisi Dalam Koper, Sebelum Dipindahkan ke Karung
[ad_2]