[ad_1]

Portalkendari.com, KENDARI – Di balik tembok tinggi dan pengawasan ketat, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Kendari menanamkan harapan baru.
Di sepetak lahan hijau, anak-anak binaan menemukan arti kerja keras dan kesabaran yang mereka tanam sendiri dari sebutir benih.
Pada Rabu (10/9/2025), puluhan anak binaan memanen hasil jerih payah mereka.
Senyum semringah terpancar jelas saat mereka memetik sayuran di lahan seluas 6.000 meter persegi.
Dengan cekatan, mereka memanen kangkung yang telah dirawat selama beberapa bulan, didampingi oleh petugas LPKA.
Baca juga: Cara Dapatkan Bantuan Hukum Gratis Bagi Masyarakat Miskin dan Warga Binaan Dibagikan Kemenkum Sultra
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari upaya LPKA Kendari untuk membekali anak-anak dengan keterampilan hidup.
Tujuannya jelas, membantu mereka berintegrasi kembali dengan masyarakat setelah masa pembinaan berakhir.
Plt Kepala LPKA Kelas II Kendari, Mustar Taro, mengatakan pertanian dipilih karena prosesnya memberikan pelajaran berharga yang melampaui sekadar teknik menanam.
”Mereka tidak hanya belajar bertani. Mereka belajar tentang ketekunan, kesabaran, dan tanggung jawab,” ujar Mustar.
“Lebih dari itu, mereka menemukan kembali harga diri dan keyakinan bahwa mereka mampu mengubah hidup menjadi lebih baik,” sambungnya.
Baca juga: Desa Binaan Imigrasi Jadi Inspirasi di Forum Internasional DGICM 2025 di Brunei Darussalam
Menurut Mustar, proses ini mengajarkan mereka untuk melihat hasil nyata dari setiap usaha.
Mulai dari mengolah tanah dengan cangkul, menabur benih, hingga merawat tanaman dengan telaten, di mana setiap langkah memiliki makna.
Mereka menyiram, memberi pupuk, dan membasmi hama setiap hari, menyaksikan bagaimana biji kecil bisa tumbuh menjadi sayuran subur berkat kerja keras.
”Proses ini mengajari mereka banyak hal. Mereka melihat sendiri bagaimana biji kecil bisa tumbuh menjadi sayuran yang subur berkat kerja keras,” ujarnya.
Kegiatan ini juga dirancang untuk menumbuhkan rasa bangga.
Baca juga: Cerita Warga Binaan Lapas Perempuan Kendari Dipenjara Gegara Jual Motor Suami, Dapat Remisi Bebas
[ad_2]