[ad_1]

Portalkendari.com, KENDARI – Produksi sampah di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mencapai 5.640 ton per bulan.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kendari, Erlis Satya Kencana kepada TribunnewsSultra.com.
Dia mengatakan, setiap orang di ibu kota Provinsi Sultra ini menghasilkan 0,5 ton sampah per hari.
Dengan total penduduk Kendari kurang lebih 377 ribu jiwa, timbulan sampah bisa mencapai 188 ton setiap harinya.
Menurut Erlis, pemilahan sampah rumah tangga dapat menjadi salah satu cara efektif untuk menekan jumlah timbunan sampah.
Baca juga: Sampah Masih Terlihat di Jalan Budi Utomo Baru Lokasi Kick Off World Cleanup Day di Kendari
Sampah organik maupun plastik sejatinya masih bisa diolah kembali menjadi sesuatu yang berguna.
Dengan begitu, volume sampah yang diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Puuwatu akan jauh lebih sedikit.
“Ke depan, hanya residu yang masuk ke TPA, sementara sampah yang berhasil diolah dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” ujarnya, Sabtu (20/9/2025).
Saat ini, jumlah petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kota Kendari mencapai 700 orang.
Meliputi petugas pengangkut sampah, petugas kebersihan taman, dan petugas kebersihan drainase.
Baca juga: Agenda World Cleanup Day di Kota Kendari Sulawesi Tenggara, Masyarakat Diajak Pilah Sampah
Upah yang diberikan kepada mereka berkisar Rp1,3 juta sampai dengan Rp1,5 juta per bulannya. (*)
(TribunnewsSultra.com/Apriliana Suriyanti)
[ad_2]